
JAKARTA – Media Pengungkap Fakta, 13 AGUSTUS 2026 — Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas jaringan peredaran gelap narkotika di Tanah Air. Pada Kamis (13/8) pagi, tim gabungan BNN menggelar operasi penggerebekan berskala besar di kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Kawasan Kampung Bahari yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan peredaran narkoba menjadi sasaran utama penindakan berkat laporan masyarakat serta hasil penelusuran intelijen BNN selama beberapa pekan terakhir.
Penangkapan Tersangka: Tim gabungan berhasil mengamankan puluhan orang yang diduga kuat terlibat dalam jaringan peredaran dan penyalahgunaan narkotika, mulai dari pengedar hingga pengguna.
Penyitaan Barang Bukti: Dalam operasi ini, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa narkotika jenis sabu, ganja, alat isap (bong), timbangan digital, senjata tajam, serta sejumlah uang tunai yang diduga hasil transaksi narkoba.
Pengamanan Lokasi: Petugas juga menyisir dan menyegel beberapa gubuk serta rumah kontrakan yang disinyalir dijadikan sebagai tempat bertransaksi dan mengonsumsi narkoba (loket/sabu house).
Pernyataan Resmi
Pihak BNN menyatakan bahwa tindakan tegas ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan untuk meruntuhkan ekosistem pasar gelap narkoba di kawasan perkotaan.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi jaringan narkoba untuk beroperasi, khususnya di pemukiman padat penduduk. Penggerebekan di Kampung Bahari ini adalah wujud nyata komitmen BNN untuk mengembalikan keamanan dan kenyamanan masyarakat setempat,” tegas perwakilan BNN dalam keterangannya di lokasi kejadian.
BNN juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tidak takut melaporkan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika di lingkungan masing-masing.
Saat ini, seluruh tersangka dan barang bukti telah dibawa ke Kantor BNN untuk menjalani pemeriksaan intensif, pengembangan jaringan, serta proses hukum lebih lanjut.
( Reed Team Liputan )
