
Jakarta, Media Pengungkap Fakta, Minggu 18 Oktober 2026 — Dunia pendidikan dan dakwah Islam Indonesia berduka. Ulama karismatik yang juga dikenal sebagai pengasuh Pondok Pesantren Daarul Rahman, Prof. KH Syukron Ma’mun, meninggal dunia pada Minggu, 18 Oktober 2026. Beliau mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, sekitar pukul 07.45 WIB pada usia 84 tahun.
KH Syukron Ma’mun merupakan sosok ulama sepuh yang sangat dihormati dan kerap dijuluki sebagai “Singa Podium” karena ketajaman, keluwesan, serta keulangan retorika dakwahnya yang mampu menyentuh berbagai lapisan masyarakat.
Lahir di Sampang, Madura, pada 21 Desember 1941, almarhum menempuh pendidikan agama di Pondok Modern Darussalam Gontor dan Pondok Pesantren Sidogiri. Kiprah dakwahnya telah mengakar kuat sejak usia muda. Sepanjang hidupnya, KH Syukron Ma’mun mendedikasikan diri untuk pergerakan keislaman dan kebangsaan:
Pengasuh Pesantren: Mendirikan dan mengasuh Pondok Pesantren Daarul Rahman yang melahirkan ribuan alumni dan santri di berbagai penjuru negeri.
Organisasi Keislaman: Pernah aktif memimpin Nahdlatul Ulama dari tingkat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Lembaga Dakwah NU (LDNU), hingga menjadi tokoh senior di Forum Ulama dan Habaib Betawi (FUHAB).
Kiprah Politik & Literasi: Aktif mendirikan partai politik berbasis Islam serta produktif melahirkan berbagai karya tulis dan kitab, antara lain Risalah Pemantapan ASWAJA dan Riba dan Bank.
Prosesi Pemakaman & Penghormatan Terakhir: Jenazah almarhum disemayamkan dan dimakamkan di kompleks Pondok Pesantren Daarul Rahman. Ribuan pelayat, alumni, santri, serta para tokoh nasional turut mengantarkan kepergian almarhum dengan penuh rasa haru.
Keluarga besar, para santri, dan umat Islam di Indonesia memohon doa agar almarhum diterima segala amal ibadahnya, diampuni seluruh kekhilafannya, dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT.
( Reed Team Liputan )
