BANDUNG — Ribuan umat Muslim dari berbagai daerah memadati kawasan Masjid Raya Al-Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, untuk menghadiri peringatan akbar Tahun Baru Islam 1 Hijriah. Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri langsung oleh jajaran tokoh nasional dan daerah, termasuk Menteri Agama (Menag) RI dan tokoh masyarakat Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM.
Kehadiran para tokoh ini menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat yang sejak sore hari telah datang bergelombang demi mengikuti rangkaian tablig akbar, zikir bersama, dan doa akhir serta awal tahun di masjid ikonik kebanggaan warga Jawa Barat tersebut.
Pesan Harmoni dan Refleksi Hijrah
Dalam sambutannya, Menteri Agama menekankan bahwa esensi dari peringatan Tahun Baru Hijriah bukan sekadar pergantian kalender semata, melainkan momentum penting untuk melakukan refleksi diri (muhasabah) dan transformasi sosial ke arah yang lebih baik.
Menag mengajak seluruh elemen bangsa untuk memaknai semangat hijrah sebagai upaya kolektif dalam memperkuat kerukunan antarumat beragama, menjaga persatuan, serta mengikis segala bentuk polarisasi di tengah masyarakat. Menurutnya, masjid harus terus difungsikan sebagai pusat syiar yang menyejukkan dan merekatkan ikatan kebangsaan.
Sementara itu, Dedi Mulyadi (KDM) dalam kesempatan yang sama menyoroti pentingnya menyelaraskan nilai-nilai keagamaan dengan penguatan kebudayaan lokal dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Simbol Persatuan: Pertemuan tokoh nasional dan tokoh daerah di atas panggung Masjid Al-Jabbar ini memancarkan sinyal kesejukan dan harmoni, sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam membangun peradaban umat yang berbasis pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Masjid Al-Jabbar Dipadati Jemaah
Pihak pengelola Masjid Raya Al-Jabbar melaporkan bahwa kapasitas area utama hingga pelataran luar masjid terisi penuh oleh jemaah yang didominasi oleh majelis taklim, santri, dan masyarakat umum dari wilayah Bandung Raya maupun luar daerah seperti Purwakarta, Subang, dan Cianjur.
Guna mengantisipasi kemacetan parah di akses masuk Gedebage, pihak kepolisian bersama Dinas Perhubungan (Dishub) telah menyiagakan ratusan personel gabungan untuk mengatur alur lalu lintas dan mengoptimalkan kantong-kantong parkir di sekitar kawasan masjid.
Acara peringatan Tahun Baru Hijriah ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, kedamaian, dan kemakmuran bangsa Indonesia agar senantiasa diberkahi dalam memasuki lembaran tahun yang baru.