
Bogor, – Media Pengungkap Fakta, Sosialisasi Pemanfaatan Sistem Informasi Kesehatan Nasional (SIKN) kepada masyarakat Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat sukses diselenggarakan di Pesantren Cordova Darul Wafa Desa Cilaku Kecamatan Tenjo kabupaten Bogor, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap transformasi layanan kesehatan berbasis digital.
Acara dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, tokoh masyarakat, dan legislatif, di antaranya drh. H. Achmad Ru’yat, M.Si. selaku Anggota Komisi IX DPR RI, H. Hendarsah, S.IP., S.Pd., M.M.Pd. selaku Camat Tenjo, H. Sutoto, S.T. Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Jumadi, S.E.I. selaku Lurah Cilaku, Hj. Rusmini Nafis, S.Pd.I. selaku Pembina YPIS Harapan Ummat, Jaro Zuhri, serta RT Kamsura bersama para tamu undangan lainnya.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, serta sambutan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor. Selanjutnya peserta memperoleh pemaparan mengenai implementasi Sistem Informasi Kesehatan Nasional (SIKN) di wilayah Jawa Barat oleh narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, dilanjutkan materi mengenai pemanfaatan SIKN bagi masyarakat oleh tim Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Kesehatan RI.
Sebagai narasumber, materi disampaikan oleh Dian Hardiani, S.Kom., M.K.M., Uus Usuludin, Amd., dan Irman Gapur, SKM., M.A., M.H., C.M.Med., dengan moderator drg. Moch. Hidayat, M.M.
Dalam paparannya, narasumber menjelaskan,” bahwa program Cek Kesehatan Gratis (CKG) merupakan salah satu program prioritas pemerintah sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang bertujuan meningkatkan deteksi dini berbagai penyakit melalui skrining kesehatan masyarakat.”ujarnya.
Program tersebut diharapkan mampu mencegah penyakit kronis sejak tahap awal sehingga kualitas kesehatan masyarakat dapat terus meningkat.
Selain itu, masyarakat juga diperkenalkan dengan Sistem Informasi Kesehatan Nasional (SIKN) yang terintegrasi melalui platform SATUSEHAT. Sistem ini memungkinkan data dan rekam medis pasien tersimpan secara berkesinambungan sehingga dapat diakses oleh fasilitas pelayanan kesehatan yang berwenang.
Dengan demikian, riwayat kesehatan masyarakat dapat terdokumentasi dengan lebih baik, mempercepat pelayanan, meningkatkan akurasi penanganan medis, serta mendukung transformasi digital di sektor kesehatan nasional.
Pada kesempatan tersebut, drh. H. Achmad Ru’yat, M.Si., Anggota Komisi IX DPR RI, turut memaparkan,” Program kerja Komisi IX DPR RI yang berfokus pada pengawasan dan dukungan terhadap pembangunan sektor kesehatan, ketenagakerjaan, serta perlindungan masyarakat agar berbagai program pemerintah dapat dirasakan secara langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Bogor semakin memahami pentingnya memanfaatkan layanan kesehatan digital, termasuk penggunaan aplikasi SATUSEHAT, sehingga pelayanan kesehatan menjadi lebih cepat, terintegrasi, efektif, dan berkesinambungan menuju terwujudnya sistem kesehatan nasional yang modern dan berkualitas.
( Penulis Asmin kaperwil Jawa Barat )
