
JAKARTA —Media Pengungkap Fakta, Drs. H. Abdul Ghoni kembali dipercaya untuk menakhodai Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Betawi (DPP FORKABI) kepengurusan periode 2026–2031. Keterpilihan H. Abdul Ghoni secara aklamasi dalam Musyawarah Besar (Mubes) VI FORKABI menjadi bentuk kebulatan tekad seluruh jajaran pengurus dan kader untuk melanjutkan kepemimpinan yang solid, inklusif, dan berorientasi pada kemajuan masyarakat Betawi./ jumat 24 / Juli / 2026.
Dalam keterangannya, H. Abdul Ghoni menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diamanahkan kepadanya.
“Amanah ini bukan hanya untuk saya pribadi, melainkan milik seluruh keluarga besar FORKABI. Ke depan, kita dituntut untuk semakin kompak, tidak mudah terpecah belah oleh kepentingan pragmatis, serta terus berkontribusi nyata bagi pembangunan Jakarta dan bangsa,” ujar H. Abdul Ghoni.
Sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) terbesar di Jakarta, DPP FORKABI di bawah kepemimpinan H. Abdul Ghoni menetapkan beberapa fokus strategis untuk 5 tahun ke depan:
Mitra Strategis Pemerintah: Berkolaborasi aktif dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menjaga kondusivitas kota dan mensukseskan implementasi UU No. 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta.
Pelestarian & Pemajuan Budaya: Mendorong penguatan identitas Betawi melalui pelestarian seni, budaya, serta pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat/UMKM.
Penguatan Sinergi & Konsolidasi Internal: Mempererat soliditas dari tingkat pusat, daerah, hingga ke ranting demi menghalau segala bentuk pembegalan atau sabotase legalitas organisasi.
Kepengurusan DPP FORKABI periode 2026–2031 juga telah mengantongi keabsahan hukum resmi melalui Surat Keputusan (SK) AHU dari Kementerian Hukum dan HAM RI, serta telah dikukuhkan dan dilantik secara resmi di Balai Kota Jakarta.
FORKABI mengajak seluruh elemen masyarakat Betawi dan warga Jakarta untuk terus menjaga persatuan, kedamaian, dan bergotong royong membangun kota menuju era baru Jakarta sebagai kota global yang tetap berakar kuat pada budaya lokal.
( Reed Hld )
